Membuat Backup Data atau File
Membuat Backup Data atau File di Linux CentOS
Ketika saya kuliah, saya catat pelajaran yang pernah diajarkan dosen saya ajarkan agar bisa berbagi dengan yang lainnya.Berikut ini latihan yang pernah saya kerjakan diperkuliahan mata pelajaran Linux System Administrator.
1. Hardlink
- File yang dapat di backup di direktori manapun
- jika file master dihapus, file backup masih dapat dibaca
perintahnya:
ln<spasi>nama_file<spasi>alamat_direktori_tujuan
2. Softlink
- File hanya dapat di backup di tempat (Di direktori yang sama)
- Jika file master dihapus, file backup tidak dapat dibaca
perintahnya:
ln<spasi>-l<spasi>nama_file<spasi>alamat_direktori_tujuan
Menghapus File
Perintahnya:
rm<spasi>nama_file
Menghapus direktori
- Jika isi direktori kosong : rmdir<spasi>nama_direktori
- Jika isi direktori ada isinya: -r<spasi>nama_direktori
Latihan Pertemuan 2
1. Masuk kedalam root dan ketikkan password untuk root
Login : root
Password : pas123
2. Buat user account dan passwordnya
[root@localhost~]# adduser nama
[root@localhost~]# passwd nama
New unix password: pas123
Retype new unix password: pas123
3. Masuk kedalam User account
[root@localhost~]# su -l nama
4. Buat direktori linux_A
[nama@localhost~]$ mkdir linux_A
[nama@localhost~]$ cd linux_A
5. Masuk kedalam direktori linux_A dan buat 2 direktori dengan nama hardlink dan softlink
[nama@localhost linux_A]$ mkdir hardlink softlink
6. Buat sebuah file dengan nama file_A di dalam direktori linux_A
[nama@localhost linux_A]$ cat>file_A
Mencoba membackup sebuah file dengan metode hardlink dan softlink
tekan [Ctrl+C] untuk menyimpan
7. Backup file_A menggunakan softlink ke direktori linux_A menjadi file_A softlink
[nama@localhost linux_A]$ ln -s file_A file_A_softlink
[nama@localhost linux_A]$ ls
maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini
file_A File_A_softlink hardlink softlink
8. Backup file_A menggunakan hardlink ke direktori hardlink menjadi file_A_hardlink
[nama@localhost linux_A]$ ln file_A hardlink/ file_A_hardlink
masuk kedalam direktori hardlink untuk melihat hasil file backup file_A_hardlink
[nama@localhost linux_A]$ ls
maka akan muncul seperti berikut
file_A_hardlink
9. Coba hapus file master file_A untuk melihat hasil backup secara hardlink dan softlink
[nama@localhost linux_A]$ rm file_A
coba lihat file backup pada mode softlink
[nama@localhost linux_A]$ ls
maka yang muncul file_A_softlink hardlink softlink
10. coba lihat file backup pada metode hardlink di direktori hardlink
[nama@localhost linux_A]$ cd hardlink
[nama@localhost hardlink]$ls
maka akan muncul
File_A_hardlink
11. Coba lihat isi file pada file backup yang tadi
Lihat file backup softlink
[nama@localhost linux_A]$cat file_A_softlink
cat: file_A_softlink: No such file or directory
liat file backup hardlink
[nama@localhost hardlink]$cat file_A_hardlink
Mencoba membackup sebuah file dengan metode hardlink dan softlink.
Kesimpulan:
Hardlink: Ketika file master dihapus maka file backup MASIH bisa dibaca. Dengan metode hardlink file dapat di backup di direktori mana saja
Softlink: Ketika file master dihapus maka file backup TIDAK bisa dibaca. Dengan metode softlink file dapat di backup di direktori yang sama.
10. Hapus folder hardlink dan softlink
[nama@localhost linux_A]$rm -r hardlink softlink
Demikianlah pelajaran Linux System Administrator pertemuan 2, semoga bermanfaat buat kita semua.
Nantikan pertemuan berikutnya.
Jangan lupa bagikan kepada teman - teman juga supaya teman kalian mendapat pengetahuan lebih :)
0 komentar:
Post a Comment